Jumat, 28 April 2017

Ikrar Seorang Kawan

Ada yang sebenarnya rusak, namun masih saja mengelak
Ada yang sebenarnya luka, tapi menjunjung tinggi bersama
Ada yang sebenarnya mendung, tapi terpaksa bersenandung
Duh,Gusti...
Betapa dunia ini penuh dengan gelimang rupa
Hamba tak kuasa menarik diri
Membedakan mana kawan mana lawan
Ikatan yang seharusnya kian kuat, terpaksa kalah oleh hasrat
Hasrat manusia dengan banyak rupa
Lagi-lagi hamba tertipu oleh rupa yang rupawan
Mengais harapan akan hubungan yang kekal
Bertekuk lutut pada seleksi alam
Tak selamanya kawan menjadi kawan
           Ada yang sebenarnya coba diperbaiki
           Padahal sama sekali tak memperbaiki
           Ada yang berusaha merendah
           Malah semakin direndahkan
           Duh, Gusti...
           Apa begini susahnya hidup di jaman sekarang
           Sukar bertahan dari seleksi perkawanan
           Apa begini tantangan jadi kawan
           Terlanjur terikat janji bertahan
           Biarlah hamba tunaikan ikrar pertemanan
           Selalu siap sedia saat Yang Mulai butuh
           Selalu siap sendiri saat hamba perlu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar