Kali ini saya (lagi) yang salah.
memang apa yang saya lakukan tidak pernah benar.
apa yang menurut saya benar tiernyata tidak benar.
Saya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan keadaan hati saya yang masih bergolak.
Ketidaktenangan dalam hati ketika masalah itu kembali dibahas.
Memang saya yang berlebihan atau memang saya yang salah?
Saya cengeng, saya akui itu. Saya lebih memilih menangis daripada berbicara.
Saya pengecut. Iya saya kembali mengakui itu.
Saya hanya mencoba untuk menutup luka malam tadi. Saya hanya mencoba untuk memulainya lagi dari nol. Tidak ingin semakin memperburuk keadaan. Tapi sepertinya saya salah. Sikap saya justru salah. Bukan memperbaiki keadaan justru dicaci (walaupun tidak secara langsung).
Mungkin memang kondisi fisik yang aslinya capek jadi bikin gampang emosi. Jadi nggak berfikir panjang.
Mood yang naik turun. aku nangis pun karen ada yang masih bikin sesek belum bisa ikhlas mungkin.
Mungkin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar